Asuransi Apa yang Anda Butuhkan? Ini Solusinya

Terima kasih atas kunjungannya ke blog asuransi-jiwaku.com

Apakah Anda sedang mencari asuransi? Jika ya, asuransi apa yang Anda cari? Semoga informasi berikut ini dapat menjadi solusi atas kebutuhan asuransi Anda.

No Asuransi yang Dicari Produk atau Cara yang Disarankan
1 Asuransi Jiwa 1. Smartlink Flexi Account Plus (Tapro Non Syariah)

2. Allisya Protection Plus (Tapro Syariah)

2 Asuransi Kesehatan Rawat Inap Cashless 1. Asuransi Kesehatan Rawat Inap Cashless/Hospital and Surgical Plus (HSC+) pada Tapro Allianz

2. Allisya Care (Askes Syariah)

3. Smarthealth Maxi Violet (Askes Non Syariah)

4. SmartMed Premier (Askes Non Syariah)

3 Asuransi Penyakit Kritis 1. Asuransi 49 Penyakit Kritis (CI dan CI+) pada Tapro Allianz

2. Asuransi 100 Penyakit Kritis (CI 100) pada Tapro Allianz

4 Asuransi Kecelakaan dan Cacat Tetap 1. Asuransi Cacat/Meninggal karena Kecelakaan (ADDB) pada Tapro Allianz

2. Asuransi Cacat Tetap Total (TPD) pada Tapro Allianz

3. Personal Care

5 Santunan Harian Rawat Inap Asuransi Kesehatan Santunan Tetap (Flexicare Family) pada Tapro Allianz
6 Asuransi yang lengkap: Asuransi jiwa, rawat inap cashless, penyakit kritis, kecelakaan dan cacat tetap, santunan harian, dan bebas premi Smartlink Flexi Account Plus (Tapro Non Syariah) tambahkan rider:

1. HSC+

2. CI+ atau CI100

3. ADDB

4. TPD

5. Flexicare Family

6. Pembebasan Premi (Payor)

7 Asuransi Rawat Jalan JKN-BPJS, atau siapkan dana darurat, atau rider Rawat Jalan pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
8 Asuransi Rawat Gigi JKN-BPJS, atau siapkan dana darurat, atau rider Rawat Gigi pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
9 Asuransi Melahirkan JK-BPJS , menabung, atau rider Melahirkan pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
10 Asuransi Pendidikan Bukan ranah asuransi. Sebaiknya investasi saja. Pada saat yang sama, ortu punya asuransi jiwa.
11 Asuransi Pensiun Bukan ranah asuransi. Sebaiknya investasi saja.

Jika Anda berminat dengan salah satu produk asuransi di atas, silakan klik form permohonan ilustrasi asuransi jiwa di SINI atau form permohonan ilustrasi asuransi kesehatan di SINI.

Anda dapat menghubungi saya untuk konsultasi gratis. Terima kasih.

Betty Sukmawati
HP/WA: 0818698877  Email: betty.sukmawati@gmail.com

Dipublikasi di Asuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan, Asuransi Pendidikan, Asuransi Penyakit Kritis, Asuransi Syariah, Edukasi Asuransi, Pengetahuan Produk | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Pelajaran Berharga dari Seorang Teman

Suatu hari teman suami saya yang berdomisili di Karawang datang ke rumah kami di Bogor. Dia minta suami saya untuk menemaninya melihat rumah rekan bisnis berasnya (sebut saja Bapak A) yang mau dijual di daerah Cibinong. Saya, suami dan teman suami saya pun tiba di rumah tersebut dan bertemu dengan Bapak A.

Bapak A  bercerita bahwa  bulan lalu istrinya meninggal dunia karena kanker payudara dan menghabiskan banyak sekali uang selama proses penyembuhannya sampai berhutang ke mana-mana, termasuk berhutang kepada teman suami saya dan memutuskan untuk menjual rumahnya sebagai ganti hutangnya. Usaha bisnis berasnya  sudah tidak berjalan lagi karena sudah terlalu banyak hutang. Bapak A juga masih mempunyai dua anak laki-laki yang masih bersekolah, mereka berencana akan pindah ke rumah kontrakan dan belum tahu akan berbisnis apa untuk melanjutkan hidup mereka.

Begitu besar dampak finansial yang diakibatkan penyakit kritis, ratusan juta bahkan bisa sampai miliaran rupiah dana yang dihabiskan untuk pengobatan. Kita tidak akan pernah tahu kapan penyakit itu bisa datang. Karena jika kita atau salah satu anggota keluarga kita sampai terkena penyakit kritis, pastilah menjadi beban bagi keluarga. Apalagi jika yang terkena penyakit kritis adalah pencari nafkah dalam keluarga yang menyebabkan tidak bisa bekerja secara normal lagi dan penghasilan keluargapun terputus. Keluarga menjadi bangkrut dan terlantar karena tidak ada penghasilan untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Sebelum terlambat, lindungi keluarga kita tercinta dengan perlindungan asuransi penyakit kritis terbaik dari Allianz yang bernama CI 100,  Asuransi 100 Penyakit Kritis (CI 100).

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Dipublikasi di Asuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan, Asuransi Penyakit Kritis, Edukasi Asuransi, Kisah Nyata | Tag , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Konsep yang Benar Tentang Asuransi Pendidikan

Dalam dua video berikut ini, yang dibuat oleh teman saya Cristine Liman dan Christian PL di akun Youtube, ada tiga hal yang perlu diketahui mengenai konsep asuransi pendidikan.

  1. Kemampuan bekerja orangtua adalah jaminan pendidikan anak, bukan asuransi.
  2. Asuransi adalah payung dari musibah yang tidak diketahui kapan terjadinya, sedangkan pendidikan bukan musibah melainkan sesuatu yang direncanakan dan waktunya bisa diketahui.
  3. Jika anggaran terbatas, maka yang harus diasuransikan terlebih dahulu adalah orangtua, dalam hal ini yaitu asuransi jiwa.

Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Betty Sukmawati

HP/WA: 0818698877

Email: betty.sukmawati@gmail.com

Dipublikasi di Asuransi Pendidikan, Edukasi Asuransi, Pengetahuan Produk | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Cara Cepat Menyiapkan Warisan Besar dengan Asuransi Jiwa

Tahukah anda, asuransi jiwa bisa dipakai untuk mempersiapkan warisan? Malah asuransi jiwa adalah cara mempersiapkan warisan yang paling mudah, cepat, dan hasilnya besar.

Jika anda telah melewati umur 40 tahun, cek harta kekayaan anda, berapa jumlahnya. Dari jumlah itu, hitung berapa yang bisa diwariskan untuk anak-anak anda. Apakah mencapai 1 miliar? Jika sudah, tidakkah anda ingin menambahnya lagi? Siapa tahu di tengah jalan uang itu terpakai oleh anda untuk biaya berobat dsb, sebab semakin tua seseorang, semakin dekat ia dengan dokter dan obat-obatan.

Jika belum mencapai 1 miliar, atau malah jika belum ada sama sekali, tidakkah anda ingin memberikan warisan yang cukup besar untuk anak-keturunan anda, jika suatu saat anda dipanggil Yang Mahakuasa? Dengan warisan yang cukup besar itu, hidup mereka diharapkan dapat lebih baik daripada anda sendiri.

Di kala hidup, anda telah membesarkan dan mendidik mereka. Untuk itu saja mereka wajib berbakti dan memuliakan anda. Bayangkan betapa besar rasa terima kasih mereka kepada anda, orangtua mereka, jika setelah meninggal pun anda masih berbuat baik kepada mereka dengan meninggalkan sejumlah besar warisan yang berharga. Dengan begitu, doa-doa pun akan lebih tulus mereka hadiahkan untuk menyertai perjalanan anda di alam keabadian sana.

Sekarang mari kita berhitung lagi. Berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk mengumpulkan 1 miliar? Jika anda berumur 40 tahun, anggaplah anda punya harapan hidup 25 tahun lagi (usia harapan hidup orang Indonesia sekitar 65 tahun). Dalam waktu 25 tahun itu, berapa yang harus anda kumpulkan tiap tahun untuk mencapai 1 miliar? Yaitu sekitar 40 juta setahun. Sanggupkah anda menyisihkan uang 40 juta setahun, atau sekitar 3,4 juta sebulan? Tarohlah anda sanggup. Maka pada usia 65, anda punya uang 1 miliar untuk anak-keturunan anda.

Bagaimana jika umur anda tidak mencapai 65? Berarti yang bisa diwariskan tak lebih sebesar uang yang berhasil anda kumpulkan.

Jika anda berumur 45 tahun, maka perkiraan waktu yang anda punya 20 tahun lagi, sehingga uang yang harus anda tabungkan lebih besar, yakni 50 juta setahun atau 4,2 juta sebulan.

Jika anda berumur 50 tahun, waktu anda sekitar 15 tahun, maka yang harus anda kumpulkan 67 juta setahun atau 5,6 juta sebulan.

Jika anda berumur 55 tahun, waktu anda sekitar 10 tahun, maka setoran anda 100 juta setahun atau 8,3 juta sebulan.

Jika anda berumur 60 tahun, mungkin waktu anda tinggal 5 tahun, maka yang harus anda tabung adalah 200 juta setahun atau 16,7 juta sebulan.

Apakah anda sanggup? Taruhlah anda sanggup, tapi jika ada cara yang lebih murah dan cepat dengan hasil besar, tidakkah anda mau mengambilnya?

Ya, cara cepat itu ada. Yaitu melalui asuransi jiwa. Asuransi jiwa yang berlaku seumur hidup.

Dengan asuransi jiwa, anda yang berumur 40 tahun cukup mengumpulkan uang tiap bulan 1,1 juta, atau per tahun 13,2 juta, maka uang 1 miliar sudah siap anda wariskan sejak pengajuan asuransi anda disetujui. Anda pun tak perlu mengumpulkan selama 25 tahun, melainkan cukup 10 tahun. Total yang anda keluarkan 132 juta, tapi yang anda wariskan 1 miliar plus. Plusnya adalah hasil investasi yang tersedia pada saat warisan dikeluarkan.

  • Jika anda berumur 45 tahun, maka yang anda kumpulkan cukup 1,5 juta per bulan.
  • Jika anda berumur 50 tahun, yang anda kumpulkan 2 juta per bulan.
  • Jika anda berumur 55 tahun, yang anda kumpulkan 3 juta per bulan.
  • Jika anda berumur 60 tahun, anda cukup menyetorkan 4 juta per bulan.

Dengan program ini, uang 1 miliar sudah anda miliki sejak bulan pertama, siap anda wariskan kapan pun kepada anak-keturunan anda.

Sekali lagi, bayangkan betapa besar rasa terima kasih mereka kepada anda, orangtua mereka, atas warisan yang mereka terima. Bayangkan doa-doa tulus yang akan mereka antarkan untuk menemani anda di alam sana.

Jika anda berumur cukup panjang, katakanlah sampai 70 tahun, 80 atau 90 tahun, uang 1 miliar itu tetap bisa anda wariskan. Malah anda dapat pula menikmati hasil investasi yang jumlahnya melebih total setoran anda, dan bisa jadi melebihi 1 miliar yang anda persiapkan untuk warisan. Hasil investasi ini dapat anda nikmati selagi hidup.

Untuk mempersiapkan warisan bersama Allianz, silakan hubungi saya:

Betty Sukmawati

HP/WA: 0818698877

Email: betty.sukmawati@gmail.com

Dipublikasi di Asuransi Jiwa, Edukasi Asuransi, Pengetahuan Produk | Tag , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Perbedaan Unitlink dengan Asuransi Tradisional

Pengertian Unit-link

Secara sederhana, unit-link adalah asuransi jiwa yang ditautkan (linked) dengan investasi. Asuransi jiwanya berbentuk YRT (Yearly Renewable Term, asuransi jiwa berjangka tahunan yang memiliki garansi perpanjangan), sedangkan investasinya berbentuk reksadana (kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi).

Manfaat asuransi unit-link terdiri dari manfaat dasar dan manfaat tambahan (rider). Manfaat dasarnya memberikan sejumlah uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam masa perlindungan, biasanya hingga seumur hidup (usia 99-100 tahun). Ridernya bermacam-macam, antara lain meliputi perlindungan dari cacat tetap (akibat sakit ataupun kecelakaan, cacat sebagian hingga cacat total), penyakit kritis, rawat inap, dan pembebasan premi.

Investasi unit-link disalurkan ke dalam instrumen investasi berbentuk reksadana. Reksadana adalah kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Dana pada reksadana dikelompokkan berdasarkan tingkat risiko dan potensi keuntungannya.

Definisi unit-link dalam gambar.

Perbedaan Unit-link dengan Asuransi Tradisional

Produk asuransi tradisional ada tiga jenis. Term-life, whole-life, dan endowment. Term-life adalah asuransi jiwa berjangka tanpa nilai tunai. Whole-life adalah asuransi jiwa seumur hidup dengan nilai tunai yang tidak terlalu besar. Endowment adalah asuransi jiwa berjangka dengan titik tekan pada nilai tunai. Untuk uang pertanggungan yang sama, premi term-life lebih murah daripada whole-life, dan premi whole-life lebih murah daripada endowment.

Seperti halnya unit-link, asuransi tradisional juga menyediakan manfaat dasar dan sejumlah manfaat tambahan (rider). Hanya saja, dalam dekade terakhir ini asuransi tradisional kurang mendapat perhatian karena hampir semua perusahaan asuransi fokus pada pengembangan unit-link.

Term-life vs Unit-link

Term-life adalah asuransi jiwa berjangka, ada yang tahunan, 5 tahunan, 10 tahunan, 20 tahunan, atau sesuai kebijakan perusahaan asuransi. Ciri pokok term-life adalah tanpa nilai tunai alias premi hangus. Ciri lainnya, masa perlindungan sama dengan masa pembayaran. Bayar 1 tahun, perlindungan 1 tahun. Bayar 10 tahun, perlindungan 10 tahun. Ada klaim dapat uang pertanggungan, tidak ada klaim premi hangus.

Term-life yang berjangka tahunan merupakan bentuk paling dasar dari asuransi jiwa. Nasabah membayar premi untuk masa perlindungan selama satu tahun, dan tahun berikutnya premi naik jika polis diperpanjang. Term-life tahunan ada yang mensyaratkan seleksi kesehatan saat perpanjangan, ada juga yang memiliki fitur garansi perpanjangan (YRT: Yearly Renewable Term). Saat ini skema semacam term-life tahunan banyak digunakan di asuransi umum (asuransi rumah, mobil), asuransi kesehatan murni, asuransi kumpulan/karyawan, dan unit-link.

Kok unit-link? Ya, betul, tidak salah lagi. Seperti disebutkan di awal, unsur asuransi jiwa pada unit-link berbentuk YRT. Premi yang disetorkan secara berkala digunakan untuk membayar biaya-biaya, salah satunya biaya asuransi (cost of insurance atau COI, atautabarru dalam asuransi syariah). Biaya asuransi adalah biaya yang dikenakan untuk setiap manfaat dasar maupun rider yang diambil. Premi bersifat tetap (flat), sedangkan biaya asuransi naik setiap tahun seiring usia. Selisih dari premi dikurang biaya-biaya sama dengan nilai investasi.

Untuk membuktikan bahwa unit-link itu sama dengan YRT, caranya mudah saja. Jika anda punya unit-link yang sudah berjalan di atas 5 tahun, cobalah tarik hampir seluruh nilai investasi yang ada, sisakan sedikit sebesar biaya asuransi + administrasi yang dikenakan pada bulan itu. Bulan-bulan berikutnya, anda hanya perlu menyetor sebesar biaya asuransi + administrasi. Maka secara prinsip, unit-link tsb telah berubah menjadi YRT. Selama anda membayar biaya asuransi + administrasi, unit-link anda akan tetap berlaku sampai seumur hidup. Jika anda menghentikan pembayaran, polis berakhir dan biaya asuransi + administrasi tadi hangus.

Jadi, unit-link adalah YRT + reksadana. Bedanya, YRT pada unit-link memberikan perlindungan hingga seumur hidup (usia 100 tahun), YRT pada asuransi term-life dibatasi sampai usia tertentu (maksimal sampai usia 85 tahun).

Term-life yang bukan tahunan merupakan pengembangan lebih lanjut dari term-life tahunan. Sekarang ini, kebanyakan produk term-life ditawarkan dengan tenor yang lebih panjang, 10, 15, atau 20 tahun. Premi flat selama masa kontrak, dan akan naik beberapa kali lipat jika diperpanjang.

Secara umum premi term-life lebih murah daripada unit-link. Tentu wajar, karena term-life tidak mengandung nilai tunai sedangkan unit-link mengandung nilai tunai. Tapi dengan suatu cara tertentu, unit-link bisa dibuat lebih murah daripada term-life. Caranya dengan menambahkan rider Term-life ke dalam unit-link. Silakan simak tabel premi berikut:

Contoh premi unit-link untuk mendapatkan UP jiwa 1 miliar.

Tabel di atas menunjukkan premi bulanan dari suatu produk unit-link untuk mendapatkan manfaat uang pertanggungan sebesar 1 miliar rupiah (selengkapnya lihat di SINI). Contoh untuk usia 40 tahun, preminya 520 ribu per bulan atau 6,2 juta per tahun. Saya telah mengecek beberapa produk term-life di beberapa perusahaan asuransi, preminya tak jauh beda, bahkan kebanyakan lebih mahal. Apakah anda menemukan yang lebih murah?

Tabel di atas hanya bicara manfaat meninggal. Jika ditambah manfaat lain seperti proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, dan pembebasan premi, tidak akan mudah mencari pembandingnya yang sepadan pada skema term-life, disebabkan ketersediaan produk yang sangat terbatas serta beragamnya perbedaan tiap rider. Misalnya, rider penyakit kritis di tiap perusahaan asuransi memiliki perbedaan fitur yang variatif, dilihat dari jumlah penyakit yang ditanggung, kriteria tiap penyakit, tahap awal atau tahap lanjut, ada syarat survival period atau tidak, masa perlindungan, dan sebagainya.

Baca juga:

Term-Life dalam Unit-Link, Lebih Murah dan Fleksibel

Whole-life vs Unit-link

Whole-life, sesuai namanya, adalah asuransi jiwa dengan jangka perlindungan seumur hidup (usia 100 tahun). Masa pembayaran preminya bisa diatur sesuai kesepakatan, ada yang 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, bahkan ada yang sekali bayar. Semakin singkat masa pembayaran, preminya semakin mahal, tapi secara keseluruhan lebih murah (mirip cicilan rumah). Whole-life memiliki nilai tunai yang dijamin, dan ada nilai tunai tambahan yang tidak dijamin (hasil pengembangan investasi). Nilai tunai pada whole-life tidaklah terlalu besar, karena tujuan utamanya tetap untuk mendapatkan proteksi. Asuransi jenis whole-life biasanya digunakan oleh orang yang sudah berumur (katakanlah 40 tahun ke atas) untuk mempersiapkan warisan, karena kepastian yang diberikannya.

Banyak yang menyangka unsur asuransi jiwa pada unit-link adalah whole-life. Bukan. Seperti disebutkan di atas, unsur asuransi jiwa pada unit-link lebih tepat disebut YRT atau term-life tahunan.

Jika dilihat dari masa perlindungan jiwanya, memang unit-link dan whole-life sama-sama menyediakan proteksi hingga seumur hidup (usia 100 tahun). Tapi ada satu perbedaan besar. Pada whole-life, nasabah membayar premi sesuai masa perjanjian (misalnya 10 tahun), setelah itu tidak bayar lagi, dan perlindungan dijamin selama seumur hidup.

Pada unit-link, nasabah membayar premi sesuai rencana (misalnya 10 tahun), setelah itu boleh cuti premi, dan perlindungan akan tetap berlaku selama nilai investasi cukup untuk membayar biaya asuransi + administrasi. Jika nilai investasi habis, polis berakhir, tapi nasabah bisa tetap mendapatkan perlindungan selama dia membayar biaya asuransi + administrasi. Biaya asuransi + administrasi ini dikenakan hingga seumur hidup, dan inilah yang disebut YRT.

Secara umum, premi unit-link sedikit lebih murah daripada premi whole-life. Hal ini karena pada whole-life, perusahaan asuransi harus menjamin manfaat polis tetap berlaku setelah masa pembayaran premi berakhir. Sedangkan pada unit-link, manfaat polis tergantung pada ketersediaan nilai investasi yang sifatnya tidak dijamin, atau tergantung pada kesediaan nasabah untuk tetap membayar biaya asuransi + administrasi.

Endowment vs Unit-link

Endowment atau dwiguna adalah asuransi jiwa + tabungan dengan titik tekan pada unsur tabungannya, sedangkan asuransi jiwanya tidaklah besar. Endowment biasanya digunakan untuk keperluan mempersiapkan dana pendidikan anak dan dana pensiun. Sekarang, seiring munculnya unit-link, endowment semakin jarang ditawarkan.

Menurut saya, endowment merupakan produk yang setengah-setengah. Dari segi proteksi, uang pertanggungannya sangat kecil dibandingkan term-life, whole-life, ataupun unit-link. Dari segi tabungan, jumlahnya pun masih lebih kecil dibandingkan tabungan pendidikan atau deposito di bank, dan tentunya kalah agresif dibandingkan unit-link.

Kelebihan endowment dibanding unit-link hanyalah bahwa nilai tabungannya bersifat dijamin. Tapi karena dijamin, jumlahnya tidak besar. Sedangkan dari segi proteksi, endowment kalah jauh sekali.

Mengenal Unit-link dari Allianz: Tapro

Unit-link dari Allianz secara populer disebut Tapro (Tabungan + Proteksi). Kelihatannya istilah tabungan digunakan lebih karena alasan praktis. Arti yang sebenarnya adalah investasi. Perbedaan antara tabungan dan investasi: tabungan itu dijamin, investasi tidak dijamin; keuntungan tabungan tidak besar, keuntungan investasi bisa sangat besar tapi juga ada kemungkinan rugi.

Tapro ada dua jenis, syariah dan konvensional. Tapro syariah nama produknya Allisya Protection Plus, Tapro konvensional nama produknya Smartlink Flexi Account Plus.

Tapro memberikan manfaat asuransi dasar berupa proteksi meninggal dunia hingga seumur hidup (usia 100 tahun). Sedangkan manfaat asuransi tambahan atau ridernya terdiri dari:

  1. ADDB (Accident Death and Diability Benefit): Proteksi meninggal atau cacat karena kecelakaan.
  2. TPD (Total Permanent Disability): Proteksi cacat tetap total.
  3. CI+ (Critical Illness Plus), CIA (Critical Illness Accelerated), atau CI100 (Critical Illness 100): Proteksi penyakit kritis.
  4. HSC+ (Hospital and Surgical Care +): Rawat inap dengan sistem cashless.
  5. Flexicare Family: Santunan rawat inap dan pembedahan dengan sistem reimburse.
  6. Payor Benefit: Pembebasan premi berkala jika pemegang polis mengalami cacat tetap total atau penyakit kritis.
  7. Payor Protection: Pembebasan premi berkala jika pemegang polis meninggal dunia.
  8. Spouse Payor Benefit: Pembebasan premi berkala jika pasangan pemegang polis mengalami cacat tetap total atau penyakit kritis.
  9. Spouse Payor Protection: Pembebasan premi berkala jika pasangan pemegang polis (istri/suami) meninggal dunia.
  10. Term-life: Tambahan manfaat meninggal dunia.

Tapro juga memberikan manfaat investasi yang bisa ditarik jika ada keperluan. Investasi Tapro disalurkan pada instrumen reksadana yang bisa dipilih oleh nasabah, antara lain fix income fund (reksadana pendapatan tetap), balanced fund (reksadana campuran), dan equity fund (reksadana saham). Dana unit-link Tapro dikelola oleh manajer investasi dari Allianz sendiri, tidak diserahkan ke luar.

Kesimpulan

Unit-link memiliki manfaat asuransi dan juga manfaat investasi. Tentang manfaat investasi pada unit-link (termasuk Tapro), saya selalu menyebutnya sebagai bonus, bukan tujuan utama. Jika anda mencari keuntungan dari investasi, tempatnya bukan unit-link. Tapi jika anda mencari asuransi, unit-link sangat layak dipertimbangkan karena manfaat asuransinya memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki asuransi tradisional.

Dipublikasi di Asuransi Jiwa, Edukasi Asuransi, Pengetahuan Produk | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Rider Term Life dalam Unitlink Tapro Kini Makin Flexible

Term-life atau asuransi jiwa berjangka pada mulanya adalah jenis asuransi tersendiri. Term-life memberikan perlindungan atas risiko meninggal dunia dalam jangka waktu tertentu, misalnya 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, atau jangka waktu lain yang disediakan perusahaan asuransi.

Karakter dasar asuransi term-life adalah masa bayar sama dengan masa perlindungan dan tanpa nilai tunai alias premi hangus. Asuransi term-life cocok untuk orang yang menginginkan UP (uang pertanggungan) besar dengan premi rendah.

Di dalam produk unit-link Tapro, manfaat term-life pun tersedia sebagai rider (asuransi tambahan). Dengan menambahkan rider Term Life, anda dapat memperoleh UP jauh lebih besar tanpa harus menambah premi lebih banyak. Bedanya dengan produk term-life yang murni, term-life dalam unit-link ini ada nilai investasinya, yang memungkinkan anda bisa cuti premi di tengah jalan dan proteksi tetap berlaku selama nilai tunainya mencukupi untuk membayar biaya asuransinya.

Sebelumnya, saya telah menawarkan fitur term-life ini lewat artikel “Ilustrasi Premi 350 Ribu Per Bulan Dapat UP 1 Miliar

2 Perubahan Rider Term Life

Kini, rider Term Life telah dibuat makin fleksibel lagi dengan dua perubahan penting:

  1. Tersedia pilihan masa perlindungan, yaitu hingga usia 45 tahun, 50, 55, 60, 65, 70, 75, 80, dan 85 tahun. Sebelumnya hanya satu pilihan, yaitu sampai usia 70 tahun. Apa artinya? Dengan adanya pilihan ini, anda dapat mengambil jangka waktu perlindungan yang lebih sesuai dengan kebutuhan anda. Misalnya anda hanya butuh proteksi jiwa sampai anak anda mandiri atau sampai anda pensiun (saat anda berusia 55 atau 60 tahun), maka cukuplah ambil jangka waktu sampai 55 atau 60 tahun.
  2. UP rider Term Life dapat diambil lebih besar dari UP asuransi dasar tanpa batas kelipatan. Sebelumnya, UP Term Life maksimal 2 kali UP dasar. Sekarang, anda dapat mengambil misalnya UP dasar 300 juta dan Term Life 700 juta (total UP jiwa 1 miliar), sedangkan sebelumnya harus 1 banding 2 (misalnya UP dasar 340 juta dan Term Life 660 juta). Perubahan ini berpengaruh ke premi sedikit menjadi lebih murah.
Dipublikasi di Asuransi Jiwa, Edukasi Asuransi, Pengetahuan Produk | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Bagaimana Jika Investasi Unit Link Hampir Habis

Bagaimana jika nilai investasi unit link hampir habis? Saya katakan “hampir”, karena kalau sudah habis berarti polis sudah lapse (hangus, batal).

Untuk menanggulanginya, bisa dilakukan salah satu dari dua cara:

Pertama, melakukan top up tunggal. Atau;

Kedua, membayar biaya-biayanya saja. Biaya-biaya unit link di masa depan adalah 1) administrasi; 2) cost of insurance (COI); 3) pengelolaan investasi. Nomor 1 dan 2 ditagihkan per bulan, nomor 3 per tahun.

Contoh:

Bapak Bijak ikut unit link A pada usia 30. Ia telah membayar selama 10 tahun dan habis itu cuti premi. Dalam perjalanannya, ternyata kinerja investasi tidak memadai sehingga pada usia 55 tahun, nilai unitnya telah turun banyak, yang kalau dirupiahkan tinggal tersisa ratusan ribu saja. Apa yang harus dilakukan bapak Z agar polisnya tetap berlaku lebih lama?

Ada dua cara.

Pertama, top up tunggal. Misalnya ia menyetor uang 10 juta atau 20 juta sekaligus ke rekening unit linknya.

Kedua, membayar biaya-biayanya saja. Misalnya, COI pada usia 55 tahun ditetapkan sebesar 950 ribu per bulan, admin 26.500 ribu. Maka yang wajib dibayar bapak Z cukup 950.000 + 26.500 = 976.500.

Bapak Z bisa membayar COI+admin itu secara bulanan, boleh pula sekaligus untuk beberapa bulan atau setahun.

Misalnya, penagihan biaya dilakukan setiap tanggal 5. Maka pada tanggal 4 bulan bersangkutan, bapak Z menyetor uang Rp 976.500 ke rekening unit linknya.

Pada tanggal 4 bulan berikutnya, bapak Z kembali menyetor Rp 976.500. Demikian seterusnya, sampai tahun polis berganti.

Tahun polis berikutnya (di usia 56), COI akan naik tapi admin tetap. Katakanlah COI-nya menjadi Rp 1.040.000. Maka di setiap tanggal 4, bapak Z menyetor 1.066.500 (ditambah admin 26.500) ke rekening unit linknya.

Biaya pengelolaan investasi bisa diabaikan karena jumlahnya relatif kecil (2% per tahun), dan biaya itu akan terkover oleh nilai unit yang masih tersisa.

Biaya-biaya di unit link ditetapkan flat selama satu tahun (actual premium), dan ini merupakan sistem yang adil karena nasabah tidak perlu menyubsidi biaya-biaya di tahun selanjutnya.

Selain itu, cara penagihan yang dilakukan per bulan bisa meringankan beban nasabah daripada ia harus membayar sekaligus untuk satu tahun.

Apa produk unit-link di Allianz? Ialah Tapro. Asuransi jiwa yang memberikan manfaat proteksi meninggal dunia, dan bisa ditambah proteksi kecelakaan (ADDB), cacat tetap total (TPD), penyakit kritis (CI+, CI100), Rawat inap cashless (HSC+), Santunan rawat inap reimburse (Flexicare Family), dan Pembebasan premi (Payor benefit, Payor protection).

Untuk konsultasi mengenai produk asuransi Allianz, silakan menghubungi saya, agen asuransi Allianz di Bogor.

Betty Sukmawati

HP/WA: 0818698877

Email: betty.sukmawati@gmail.com

Dipublikasi di Asuransi Jiwa, Edukasi Asuransi | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Fungsi Investasi Pada Unitlink

Unit-link adalah produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi. Apa fungsi investasi pada produk unit-link?

1. Membayar biaya-biaya asuransi

Ini adalah fungsi dasar dari unsur investasi pada unit link. Biaya-biaya asuransi unit link meliputi biaya akuisisi (dikenakan di 5 tahun pertama), administrasi, tabarru atau cost of insurance, dan biaya pengelolaan investasi.

2. Membuat premi menjadi flat

Pada unit link, pada awalnya kita membayar premi lebih besar dari biaya-biaya asuransinya. Tapi hal ini akan meringankan kita di masa depan, karena nilai investasi yang terbentuk akan membayari biaya-biaya asuransi sehingga premi menjadi flat (tetap, tidak naik) sampai akhir masa kontrak.

3. Memperpendek masa pembayaran premi

Dengan adanya unsur investasi yang berfungsi membayari biaya-biaya asuransi, maka masa pembayaran pun bisa menjadi lebih pendek. Dengan pengaturan premi dasar dan top up yang tepat, masa bayar unit link bisa direncanakan agar cukup 10 tahun. Seterusnya proteksi akan terus berjalan bersamaan dengan berkembangnya nilai investasi.

4. Mengembangkan dana

Selayaknya investasi lainnya, investasi pada unit link pun merupakan satu bentuk pengembangan dana agar tumbuh berlipat ganda dari modal awal. Jika unit link ditujukan untuk mengembangkan dana, maka alokasi premi top up harus diperbesar dan manfaat proteksinya jangan terlalu besar.

Apa produk unit-link di Allianz? Ialah Tapro . Asuransi jiwa yang memberikan manfaat proteksi meninggal dunia, dan bisa ditambah proteksi kecelakaan (ADDB), cacat tetap total (TPD), penyakit kritis (CI+, CI100), Rawat inap cashless (HSC+), Santunan rawat inap reimburse (Flexicare Family), dan Pembebasan premi (Payor benefit, Payor protection).

Untuk konsultasi mengenai produk asuransi Allianz, silakan menghubungi saya, agen asuransi Allianz di Bogor.

Betty Sukmawati

HP/WA: 0818698877

Email: betty.sukmawati@gmail.com

Dipublikasi di Asuransi Jiwa, Edukasi Asuransi | Tag , , | Meninggalkan komentar